Utilization of Fly Ash and Bottom Ash as Acid Mine Water Neutralization Media
Pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash Sebagai Media Netralisasi Air Asam Tambang
Keywords:
alum, bottom ash, fly ash, mine acid waterAbstract
Mine acid water is an environmental impact of mining activities. This becomes even more important if the handling of acid mine drainage is not optimal. Fly ash and bottom ash can be used as alternative utilization of industrial waste to neutralize acid mine drainage. The purpose of this study was to determine the optimal composition of fly ash, bottom ash, and alum to neutralize acid mine drainage and the optimal mass ratio of the fly ash and alum mixture to neutralize mine acid water. Based on the results of testing the optimal mass of fly ash is 0.25 g, 0.50 g, 0.75 g, 1 g, 1.25 g, and 1.50 g with a pH of 6.1, 7.5, 7.6, 7.9, 8.2, and 8.3 which are by the Decree of the State Minister for the Environment number 113 of 2003 concerning wastewater quality standards for mining businesses or activities, namely the pH of water at 6-9 mg/l. Experiments for the maximum use of bottom ash were 1.50 g with a pH of 5. Based on the tests, the optimal mass of a mixture of fly ash and alum was 3.15 g and 3.20 g with a pH of 6.2 and 6.5.
Downloads
References
Badan Pemeriksa Keuangan. (2014). PP Nomor 101 Tahun 2014.
Bantar Tyas Sukmawati Rukmana, Abdul Rauf, & Desyana Ghafarunniasa. (2017). Penanganan Air Asam Tambang pada Skala Laboratorium dengan Menggunakan Kapur Tohor Berdasarkan Parameter Ketebalan NAF. Prosiding Seminar Nasional XII "Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi 2017 Sekolah Tinggi Teknlogi Nasional Yogyakarta, 24–29.
Bryan Samosir, G. G., & Har, R. (2021). Pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash dan Tawas untuk Menetralkan Air Asam Tambang. Jurnal Bina Tambang, 6(4), 102–111.
Herlina, A., Handayani, H. E., Iskandar, H., & Pertambangan, J. T. (2014). Pengaruh Fly Ash Dan Kapur Tohor Pada Netralisasi Air Asam Tambang Terhadap Kualitas Air Asam Tambang (Ph, Fe & Mn) di Iup Tambang Air Laya PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. Jurnal Ilmu Teknik Sriwijaya, 1(1), 1–8.
Hidayat, L. (2017). Pengelolaan Lingkungan Areal Tambang Batubara (Studi Kasus Pengelolaan Air Asam Tambang (Acid Mining Drainage) di PT. Bhumi Rantau Energi Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan). Jurnal ADHUM, 7(1), 44–52.
Marwan Asof Dea, Rosihan, & Farida Ali Dea. (2020). Rancangan Pengolahan Air Asam Tambang dengan Metode Aerasi Fly Ash Insitu.
Salman Said, M., Ratmi Nurhawaisyah, S., Idris Juradi, M., Asmiani, N., & Jalu Kusuma, G. (2019). Analisis Kandungan Fly Ash Sebagai Alternatif Bahan Penetral Dalam Penanggulangan Air Asam Tambang. Jurnal Geomine, 7(3), 163–170.
Saputra, I., Har, R., & Gamela Saldy, T. (2021). Pemanfaatan FABA, Tawas dan Kapur Untuk Menetralkan Air Asam Tambang. Jurnal Bina Tambang, 6(4), 216–223.
Satriawan, D. D. (2021). Pengelolaan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara Pasca Berlakunya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Jurnal Esensi Hukum, 3(2), 123–133. https://doi.org/10.30652/jih.v4i2.2792
Yudya Ananda. (2022). Kerusakan Lingkungan Akibat Kegiatan Penambangan Emas Ilegal di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Pendidikan Lingkungan Hidup, 1(1), 1–11.



