Production of Cellulose Acetate from Empty Palm Oil Fruit Bunches (EFB) Waste for Bioplastic Raw Material with Gelatin Variations

Authors

  • Rina Lestari Program Studi Analisis Kimia, Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, Indonesia
  • Neny M Aras Program Studi Analisis Kimia, Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, Indonesia
  • Awal Rahman Program Studi Analisis Kimia, Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, Indonesia
  • Indira Nurul Magofira Program Studi Analisis Kimia, Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, Indonesia

Keywords:

bioplastik, gelatin, selulosa asetat, solution casting, TKKS

Abstract

Penggunaan plastik berbasis petrokimia secara masif telah menimbulkan permasalahan lingkungan akibat sifatnya yang sulit terurai. Bioplastik berbasis biomassa terbarukan menjadi alternatif yang menjanjikan. Indonesia sebagai produsen kelapa sawit menghasilkan limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dalam jumlah besar yang mengandung selulosa tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis selulosa dari TKKS, mengonversinya menjadi selulosa asetat, serta mengaplikasikannya sebagai bahan baku bioplastik menggunakan metode solution casting dengan variasi gelatin. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium. Selulosa diisolasi melalui tahapan hidrolisis asam, delignifikasi, dan pulping alkali, kemudian dikonversi menjadi selulosa asetat melalui reaksi asetilasi. Bioplastik dibuat dengan variasi konsentrasi selulosa asetat 0, 1, dan 3% (b/v) dengan penambahan gelatin. Karakterisasi bioplastik dilakukan melalui uji mikrobiologi, swelling, dan uji tahan panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selulosa asetat dari TKKS dapat digunakan sebagai bahan baku bioplastik yang bersifat biodegradable dan memiliki karakteristik fisik yang memadai. Penelitian ini membuktikan potensi TKKS sebagai sumber bahan baku bioplastik ramah lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewanti, D. P. (2018). Potensi Selulosa dari Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit untuk Bahan Baku Bioplastik Ramah Lingkungan Cellulose Potential of Empty Fruit Bunches Waste as The Raw Material of Bioplastics Environmentally Friendly. Jurnal Teknologi Lingkungan, 19(1), 81–88.

Dewi, I. M. P., Albert, Z. J., Redi, P. K., Minsyahril, B., & Hadi, I. S. (2021). PEMBUATAN BIOPLASTIK BERBAHAN DASAR PATI LIMBAH KERTAS. 6(2), 91–96.

Fachrul, M. F., Astri, R., Tazkiaturrizki, T., Salmiati, S., & Thalia, S. (2023). DEGRADATION OF POLYETHYLENE PLASTIC WASTE BY INDIGENOUS MICROBIAL CONSORTIUM AND FUNGI. Indonesian Journal of Urban and Environmental Technology, 5(1), 86–103.

Faizal, M., Jaksen, J., & Fadarina, F. (2017). KOSONG KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN BAKU BIOPLASTIK SYNTHESIS AND CHARACTERIZATION OF CELLULOSE ACETATE FROM EMPTY PALM OIL BUNCHES AS RAW MATERIAL FOR BIOPLASTIC. Kinetika, 13(02), 17–23.

Hartatik, Y. D., Lailatin, N., & Iswarin, I. (2016). Pengaruh Komposisi Kitosan terhadap Sifat Mekanik dan Biodegradable Bioplastik. Doctoral Dissertation, Barawijaya Univercity, 3–6.

Lovina, R., Samsul, B., & Lily, V. (2024). Dampak Pencemaran Mikroplastik Pada Ikan , Kerang dan Sedimen di Perairan Indonesia : Review Impact of Microplastic Pollution on Fish , Shellfish and Sediments in Indonesian Waters : A Review. Jurnal PengendalianPencemaran Lingkungan (JPPL), 6(2), 9–18.

Simatupang, H., Andi, N., & Netti, H. (2012). STUDI ISOLASI DAN RENDEMEN LIGNIN DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT ( TKKS ). Jurnal Teknik Kimia, 1(1), 20–24.

Sriyana, H. Y., Lucia, H. R., & Margaretta, E. F. (2023). No Title. Inovasi Teknik KImia, 8(1), 40–44.

Downloads

Published

2026-09-02

How to Cite

Lestari, R., M Aras, N., Rahman, A., & Magofira, I. N. (2026). Production of Cellulose Acetate from Empty Palm Oil Fruit Bunches (EFB) Waste for Bioplastic Raw Material with Gelatin Variations. Jurnal Sains Dan Teknik Terapan, 4(2). Retrieved from https://journal.akom-bantaeng.ac.id/index.php/jstt/article/view/121